Rintihan hati

Tuhan

hamba tahu hamba banyak dosa

hamba in bukan kekasihmu

wahai Tuhan

hamba mohon padamu

jangan biarkan aku

jangan tinggalkan aku

pimpinlah aku

ke jalan yang benar

Tuhan

hamba ini sangat lemah

hamba bukan ahli ibadah

hamba bukan pejuang

hamba hanya pendosa

yang banyak melakukan

dosa-dosa setiap waktu

Tuhan

hamba menyerah diri

sepenuhnya kepadaMu

Engkau harapanku

hamba serah jiwa raga

hanya untukMu

Tuhan

hamba tahu

hamba bukan orangMu

yang Engkau kasihi

hamba hanyalah

orang yang selalu

membuatMu murka

Tuhan

Ampunilah hamba

Maafkan hamba

Taubatkan hamba

jangan Kau

binasakan hamba

hanya kerana

dosa kelemahan hamba

Tuhan

kepadaMu

hamba bermohon

jangan kau berpaling

dari menerima

segala rintihan hamba

Published in: on Mac 26, 2012 at 9:00 am  Tinggalkan Komen  
Tags:

Sifat 2: Qidam

Tuhan bersifat Qidam, ertinya Tuhan tidak berpermulaan ada-Nya. Mustahil Ia berpermulaan ada-Nya, karena kalau Ia berpermulaan ada-Nya maka samalah ia dengan makhluk. Kalau Ia sama dengan makhluk maka Ia bukan Tuhan. Selain dari pada itu, kalau Ia berpermulaan ada-Nya, maka siapakah yang menjadikan makhluk yang terdahulu dari pada-Nya.?

Dalil dari Al-Quran atas Qidamnya Tuhan ialah , Firman-Nya :

Ertinya :
“Ia-lah ( Tuhan ) yang tidak berpermulaan ada-Nya dan pula tidak berkesudahan ada-Nya, Ia-lah yang lahir wujud-Nya, Ia-Lah yang tersembunyi (Zat-nya) dan Ia tahu tiap-tiap sesuatu” (Al hadiid : 3)

Alam ciptaan Tuhan ini berpermulaan, Tuhanlah yang menciptakan semuanya. Begitu teratur dan canggihnya pentadbiran Tuhan sehingga sampai sekarang para professor dan saintis yang mencuba menafikan wujudnya Tuhan belum dapat membuktikan bahwa alam semesta ini terjadi dengan sendirinya. Mereka sampai pada kesimpulan bahwa alam ini mesti dicipta oleh Tuhan. Hasil kajian ilmiah mereka juga belum dapat mengira berapa banyak alam ini dan bila alam-alam itu dicipta oleh Tuhan.

allah

Published in: on November 12, 2009 at 10:11 am  Tinggalkan Komen  

Sifat 1: Wujud

Wujud ertinya Tuhan itu ada, mustahil Tuhan tidak ada.

allah
Sungguh Maha Besar dan Pengasihnya Tuhan kepada manusia kerana ia telah memperkenalkan kewujudan dan sifat-sifat diriNya melalui nabi-nabi dan rasul-rasulnya. Inilah nikmat yang terbesar bagi manusia. Bukti atas adanya Tuhan ialah adanya diri kita, makhluk-makhluk dan alam semesta ini. Kalau Tuhan yang menjadikan alam ini tidak ada tentulah alam ini juga tidak akan ada. Kajian-kajian ilmiah moden membuktikan bahawa tidak mungkin diri kita, makhluk-makhluk dan alam semesta ini terjadi secara kebetulan saja, mesti melalui proses penciptaan dan pentadbiran yang sangat luar biasa. Kita melihat dengan mata kepala adanya diri kita, makhluk-makhluk dan alam, ini suatu bukti bahwa yang menjadikan ada. Yang menjadikannya itulah Allah, Tuhan kita. Kalau kita melihat suatu rumah yang sudah jadi, bagus kelihatannya, sudah barang tentu kita yakin bahwa ada tukang yang membuatnya. Kita yakin tidak mungkin rumah itu akan jadi sendiri tanpa ada tukang yang membuatnya.
Firman Tuhan dalam Quran :

Ertinya : “Tiada yang berbisik bertiga melainkan Ia yang keempat, tiada yang berbisik berempat melainkan Ia yang kelima, tiada yang berbisik berlima melainkan Ia yang keenam, tiada kurang dari itu, tiada lebih dari itu melainkan Ia bersama dimana mereka berada “ (Al-Mujadalah : 7}

Teranglah bahwa Tuhan ada dan Ia mengetahui apa yang terjadi di langit dan di bumi. Ia mengetahui bisik-bisikan hati seseorang. Untuk lebih mengenali dan menghayati wujudnya Tuhan

Rasulullah menyuruh kita untuk bertafakur :

Terjemahan : Berpikir satu saat itu lebih baik dari ibadah setahun.

Anjuran berfikir bertujuan menyadarkan manusia tentang sifat wujud dan Maha Kuasanya Allah. Perkara-perkara yang boleh dipikirkan adalah tentang diri sendiri. Allah mulakan kejadian kita hanya dari setitik mani. Harga setitik mani lebih rendah dari harga sebiji padi, kalau saja Allah tidak menanamkannya ke dalam rahim wanita. Tidak juga akan berharga kalau Allah tidak memelihara, menghidupkan dengan memberi segala
keperluan untuk tinggal di dalam rahim. Belum juga akan berharga sekiranya Allah tidak memudahkan jalan keluar baginya ke atas bumi, dan belum juga akan berharga kalau tidak dibesarkan Allah serta diberi akal pikiran.

Pikirkan pula nikmat-nikmat Allah yang kita gunakan saat ini. Mata, telinga, kaki, tangan dan semuanya sangat penting untuk keperluan hidup. Allah karuniakan tanpa menagih bayaran sesen pun dari kita. Padahal harga sepasang kaki palsu saja beribu ribu ringgit. Gigi palsu juga mahal. Apa lagi harga mata, telinga, lidah, hati dan akal yang Allah karuniakan, sesungguhnya tidak ternilai. Dengan apa akan dibalas pemberian yang begitu
besar? Fikirkan pula apakah kita sudah berterima kasih kepada Allah? Sudahkah kita tunaikan suruhan-Nya? Sudah berhentikah kita dari membuat perkara-perkara yang dilarang-Nya? Cukupkah sudah bakti kita sebagai hamba, untuk membalas pemurah dan kasih sayang Allah pemelihara kita itu? Sesudah berpikir dan membuat kesimpulan, hati terus terbuka, terasa kewujudan, kepemurahan dan kekuasaan Allah SWT. Selanjutnya hati akan menyedarkan akal tentang perlunya Allah itu disembah. Hati selanjutnya akan mengarahkan kaki, tangan dan seluruh anggota lahir menunaikan perintah Allah dan berhenti dari mengerjakan larangan-larangan-Nya. Kalau tidak begitu, sangat sesuailah ditangiskan, karena butanya hati sebenarnya lebih parah dari butanya mata.

Kemudian dongakkan muka ke langit! Lihat matahari yang naik dan turun, memberi panas dan menjadikan waktu bermusim-musim, bulan yang mengecil dan membesar, menjadikan malam kadang-kadang gelap, kadang-kadang terang, menjadikan air laut pasang dan surut. Lihat bintang-bintang yang berkerdipan, menghias langit indah berseri-seri. Lihatlah semua itu. Sebutlah Allah! Resapkan di hati betapa kuasanya DIA.
Pemurahnya DIA. Dengan itu mudah-mudahan akan lembutlah hati untuk tunduk menyembah dan mengabdikan diri pada-Nya.

Bersabda Rasulullah SAW yang bermaksud:
Siapa yang mendongak ke langit, melihat bulan dan bintang, kemudian terasa di hatinya betapa kuasa-Nya Allah, maka sebanyak jumlah bintang-bintang itulah dosanya diampunkan.

Demikianlah semua itu membuktinkan wujud dan Maha Berkuasanya Tuhan

Published in: on November 10, 2009 at 2:02 am  Tinggalkan Komen  

Tauhid Sifat 20

Tauhid ini diasaskan oleh Abu Hasan Al Asy’ari ketika umat Islam sedang dipengaruhi dan disesatkan oleh fahaman-fahaman falsafah yunani.

Abu Hasan Al Asy’ari waktu itu terlalu cemas, karena ahli falsafah datang merosakkan akidah umat. Ahli falsafah waktu itu datang membawa kesesatan, maka untuk menolak kesesatan itulah ia keluarkan tauhidnya. Priority utama Abu Hasan Al Asy’ari mujadid yang Allah kirim di waktu itu adalah untuk mempertahankan akidah umat, bukan sampai pada peringkat untuk menghayati rasa bertuhan. Tapi ini lebih baik walaupun belum dihayati. Ia terpaksa memilih tidak dihayati daripada kesesatan. Memang kita akan terasa, belajar tauhid macam sifat 20 ini terasa letih. Sekarang suasana sudah berubah, manusia perlu kaedah lain untuk belajar tauhid agar dihayati.

Tetapi kalau tidak ada kaedah lain, lebih baik mempelajari tauhid Abu Hasan Al Asy’ari.

Dari sifat-sifat Allah yang sempurna dan tak berhingga itu yang wajib diketahui secara terperinci oleh setiap orang Islam yang sudah baligh dan berakal adalah :

• 20 sifat yang wajib (mesti ada ) pada Allah
• 20 sifat yang mustahil (tidak mungkin ada) pada Allah
• 1 sifat yang mubah (boleh ada-boleh tidak) pada Allah

 

Published in: on November 3, 2009 at 1:43 pm  Tinggalkan Komen  
Tags:

AKIBAT KEHILANGAN TUHAN

Di dunia hari ini walaupun manusia percaya dengan Tuhan tapi sudah kehilangan Tuhan. Baik umat Islam maupun bukan Islam, sudah kehilangan Tuhan. Sekalipun percaya Tuhan tapi sudah hilang di hatinya. Padahal kehilangan Tuhan adalah satu musibah yang besar. Tidak ada musibah yang paling besar pada manusia melainkan musibah kehilangan Tuhan. Kalau kehilangan wang, kuasa dll. itu masalah yang kecil. Tapi bila manusia sudah
kehilangan Tuhan, cinta Tuhan sudah tiada, maka itu adalah musibah yang besar. Sedangkan cinta Tuhan itu cinta yang agung. Tuhan itu sangat memberi kasih sayang pada hambanya. Bukti cinta Tuhan pada kita, bila satu pemberian Tuhan tidak ada maka  yang lain tidak ada erti. Kalau Tuhan tidak memberi nafas, artinya kita akan mati. Waktu itu, rumah dan kekayaan sudah tidak ada erti

sujud_1_t2

Kehilangan Tuhan, kehilangan kasih sayang
Jadi kalau manusia sudah tidak cinta dan kehilangan Tuhan, padahal Tuhan itu patut dicintai, maka auatomatik tidak cinta sesama manusia. Kenapa? Atas alasan apa kita dapat mencintai orang lain, sedangkan Tuhan yang sangat berjasa kepada kita, tidak kita cintai.  Kerana itu bila sudah tidak cinta Tuhan, automatik cinta pada sesama manusia sudah tidak murni. Akibatnya kesan negatifnya terlalu banyak. Tidak berkasih sayang, tidak pemurah,  tidak amanah, tidak ada tenggang rasa, tidak ada perikemanusiaan, keadilan dan kerjasama. Kalaupun ada kerjasama bukan kerana cinta, tidak ikhlas dan ada kepentingan,  mungkin kerana ingin keuntungan ataupun untuk menjaga harga diri. Kerana itu ikatannya terlalu tipis dan dapat berpecah bila-bila saja.

solat2

Orang yang kehilangan Tuhan bukan saja di kalangan orang yang tidak ikut syariat, bahkan orang yang shalat pun sudah kehilangan Tuhan. Walaupun mereka banyak di masjid, tapi sebenarnya tidak mencintai Tuhan. Sebab itulah tidak lahir kasih sayang,  tidak lahir pemurah, kerja sama, bermaaf-maafan. Akibatnya di dalam masjid pun dapat terjadi pertengkaran dan perkelahian.  Kalau orang yang tidak sayang Tuhan itu orang yang tidak ikut syariat, masih dapat diterima. Tapi apa yang terjadi, yang menjadi pembohong, memfitnah, menipu adalah di kalangan mereka yang shalat, naik haji, umrah dll. Ibadahnya tidak berbuah. Itulah  tandanya ikut Islam tapi tidak kenal Tuhan. Bukan saja orang politik, bahkan orang yang shalat pun sudah terpisah dengan Tuhan. Ibarat seorang anak yang berbuat baik dengan
ibunya bukan kerana ingin berkhidmat, tapi karena ingin memanfaatkan ibunya untuk tujuan dapat harta.

hamba

Sebab itu dunia hari ini sudah sangat kronik. Bila cinta tidak ada, maka kasih sayang tidak ada. Sedangkan kasih sayang makanan jiwa. Bila jiwa tidak diberi makan, maka orang kaya akan gila kuasa, sakit jiwa dan tidak ada kebahagiaan. Masalah masyarakat  hari ini banyak melanda orang yang bertaraf tinggi, ada kuasa, pemimpin. Antara masalah yang sering dihadapi ialah anak-anak terlibat dengan dadah, isteri lari, isteri tidak taat, masing-masing tidak sehaluan. Perpecahan dalam rumah tangga begitu terlihat
nyata. Walaupun ada wang, rumah besar, kedudukan tinggi tapi anak-anak berkelahi satu sama lain. Inilah akibatnya bila Tuhan sudah hilang. Bila cinta pada Tuhan sudah tidak ada, maka hilanglah cinta sesama manusia.

Published in: on November 1, 2009 at 3:54 pm  Tinggalkan Komen  

Agungnya Nama-Mu Tuhan

Agungnya nama-Mu Tuhan!
Setiap yang di langit mahupun di bumi mengagungkan-Mu Tuhan
Nama-Mu disebut di langit dan di bumi,
tiada hentiannya
Manusia-manusianya sebut nama-Mu
Haiwan-haiwan begitu juga mengikut cara-caranya
Seluruh jamadat tiada kecuali
Cara-caranya Engkaulah yang tahu
Apatah lagi para malaikat
Makhluk-Mu yang paling suci
Taat dan patuh tidak putus-putus setiap detik
Memuja, memuji, mengagungkan, mensucikan-Mu
Tiada ruangan di langit dan di bumi yang tiada menyebut nama-Mu
Kehebatan-Mu dapat dirasakan oleh makhluk-makhluk-Mu
Terutama para malaikat
Sejak dicipta gementar seluruh tubuh badannya
Tersembam muka mereka ke bumi
Di kalangan manusia golongan yang sedikit,
rasa gerun dengan-Mu
Mereka itu para rasul dan para anbiya dan auliya
Makhluk-makhluk-Mu Tuhan
mengagungkan-Mu berbagai-bagai caranya
Mereka bertelut dan berlutut di hadapan kebesaran-Mu
Mereka ada yang berdiri, ada yang rukuk, ada yang sujud
Ada yang berzikir, ada yang bertakbir,
ada yang bertahmid, ada yang bertasbih
Yang hebat di kalangan makhluk-Mu
adalah para malaikat
Mereka berbuat, tidak pernah sejak diperintah, rehat-rehat
Oh, Maha Agungnya nama-Mu Tuhan!
Nama-Mu disebut-sebut setiap waktu dan detik
Memenuhi ruangan langit dan bumi
Hanya sebahagian makhluk di kalangan manusia
Yang berhati batu tidak kenal-Mu Tuhan
Mereka sahajalah yang tidak mengagungkan-Mu
Justeru mereka tidak kenal siapa Engkau yang sebenarnya
solat2
Published in: on Oktober 29, 2009 at 9:38 am  Tinggalkan Komen  
Tags:

Ramadan Adalah Bulan Pesta Ibadah

JANGANLAH jadikan Ramadan bulan pesta makan minum

Ramadan bukan bulan pesta makan dan menjamu selera

Ramadan adalah bulan pesta ibadah

Ibadah bukan setakat memeriahkan lahirnya sahaja

Hati juga perlu meriahkan dengan rasa kehambaan

Janganlah lahirnya sahaja cerah

Tapi hati kita gelap-gelita

Di masjid di bulan Ramadhan jangan dimeriahkan

dengan berbual-bual dan gelak ketawa

Membawa cerita yang sia-sia

Ia adalah bulan menebalkan rasa tauhid kepada Tuhan

Mempertajam rasa kehambaan di dalam jiwa

Lahirnya meriahkan dengan sedekah

Terutama kepada fakir miskin

Menolong orang yang susah dan derita

Batinnya menanamkan rasa bertuhan yang Maha Kuasa

BULAN Ramadhan rahmat Allah segala-galanya terbuka luas

Barokahnya terbuka luas di mana-mana

Keredhaan-Nya terbuka sepanjang Ramadhan

Keampunan-Nya terbuka siang dan malamnya

Pahalanya mencurah-curah bagaikan hujan lebat

Ia diganda-gandakan dibandingkan di bulan biasa

Rahmatnya melimpah ruah

Kepada sesiapa sahaja yang menginginkannya

Tapi mampukah kita memperolehi itu semua?

Layakkah kita mendapatkannya?

Kitakah orangnya yang memperolehi keistimewaan itu?

Kalaulah di bulan Ramadhan itu lahir kita sahaja yang meriah

Disambut pula dengan pesta makan minum

Fikiran dan jiwa kita tidak pun berubah

Maka keistimewaan Ramadhan bukan untuk kita

Keistimewaan itu adalah untuk orang yang bertaqwasolat

Published in: on September 2, 2009 at 3:18 pm  Tinggalkan Komen  
Tags:

Tuhan Adalah Cinta Agung

Aku tahu Engkau Tuhan adalah cinta agung,

Aku pun mahu mencintaiMu

Aku tahu mencintaiMu amat perlu,

Ia kemuncak daripada segala kebahagiaan

Aku berusaha ke arah itu, tapi cintaku padaMu

Tuhan selalu sahaja terganggu,

Banyak yang mengganggu,

Nafsuku yang jahat, syeitan terkutuk

Dunia yang mempesona menggamit-gamit selalu,

Di waktu itu lupa aku padaMu,

Cinta sudah tentu jauh sekali, sekali-sekala cintaku padaMu datang juga, walaupun sedikit, terasa indahnya

Kemudian lupa lagi Adakalanya lupaku padaMu berpanjangan sekali

Kemudian sekali-sekala tersedar kembali,

Engkau adalah cinta agung,

Engkau patut dicintai selepas itu lupa lagi,

Begitulah cintaku padaMu dengan kelalaianku silih berganti Tuhan,

Dengan hati yang sedih ini tolonglah aku, dengan rahmatMu,

Bantulah aku untuk mencintaiMu

Agar cinta yang palsu itu terbunuh dengan sendiri

Itulah harapanku padaMu

Published in: on Ogos 26, 2009 at 4:43 pm  Tinggalkan Komen  
Tags:

Ramadhan Bulan Overhaul Hati

cek_hatiAllah Taala menjadikan manusia dijadikan sekali

di mana kekuatannya dan kelemahannya

Tuhan tahu bagaimana menguatkan yang lemah

dan bagaimana menyuburkan yang kuat

Allah Taala tahu di mana kebaikan mereka,

dan di mana kejahatan mereka

Memang Tuhan ada bekalkan manusia ada benih  baik ada benih jahat

Tuhan tahu dari punca apa dia baik dan dari punca apa dia jahat

Hatilah wadahnya yang boleh menerima kebaikan dan kejahatan

Di dalam masa setahun manusia terdedah dengan

berbagai-bagai ajaran dan cabaran

Cabaran itu seperti tekanan hidup, sibuk dengan kerja,

berhadapan dengan kerenah manusia

Berlaku juga ujian-ujian yang mendadak,

kemalangan yang tidak disangka,

melihat, mendengar perkara yang merosakkan

Ditambah lagi hasil didikan, bacaan semuanya ini

memberi kesan yang negatif kepada jiwa kebanyakan orang

Kecuali orang yang kuat dengan Tuhan

jiwanya  tidak rosak dan tidak memberi kesan

Cabaran-cabaran itu tidak merosakkan jiwa mereka,

bahkan bertambah kuat dengan Tuhan

Dengan rahmat Tuhan dan kasih sayang-Nya

Tuhan  perintahkan puasa Ramadhan dan lain-lain ibadah tambahan

Ramadhan boleh membaik pulih kejahatan

Kerosakan manusia setahun hanya sebulan

Seolah-olah Ramadhan bulan overhaul hati insan

Seperti kereta yang sudah lama dipakai,

banyak kerosakan telah berlaku terutama enjin, perlu overhaul

Overhaullah caranya membaikpulihkan kereta

yang perjalanannya sudah tidak berapa betul

Manusia yang sudah rosak jiwanya, fikirannya,

sikap dan tingkahlakunya dipulihkan melalui didikan Ramadhan

Didikan Ramadhan merupakan satu pakej pendidikan

di antara satu sama lain kuat-menguatkan

Siangnya puasa, sembahyang ditambah lagi dengan Tarawikh,

disusul dengan membaca Al Quran

Ditambah lagi dengan perkara-perkara sampingan,

zikir, tasbih, tahmid, salawat, tafakur

digalakkan bersedekah dan pemurah,

perbualan yang menambah kesedaran

Keseluruhan itu asasnya adalah mujahadah melawan nafsu

menentukan didikan Ramadhan berkesan atau tidak bekesan

Didikan Ramadhan ada mujahadah, ada didikan puasa,

didikan sembahyang

Ditambah lagi didikan Al Quran dan lain-lain lagi tambahannya

Mujahadah ertinya memerlukan kekuatan jiwa,

memaksa membuat yang disuruh,

memaksa meninggalkan larangan

Larangan itu sama ada yang lahir mahupun yang batin kenalah tinggalkan

Mujahadah ertinya memaksa, terseksa,

membencikan, menjemukan, meletihkan

Kalau jiwa tidak kuat usaha tidak dapat diteruskan,

atau buat tanpa kesungguhan

Kerana itulah mujahadah perlu pemangkin yang menggalakkan,

Pemangkin ialah puasa yang hati dan fikirannya puasa,

sembahyang yang dapat dihayati,

didikan Al Quran yang difaham dan dijiwai

Di antara didikan sembahyang, menebalkan rasa kehambaan

dan menajamkan rasa bertuhan

Di antara didikan Al Quran di sana ada khabar gembira,

ada amaran, ada suri teladan juga ada kesedaran dan keinsafan

Didikan puasa rasa lemah, rasa hamba,

rasa timbang rasa, menyedarkan dan menginsafkan

Daripada 3 pakej didikan yang utama itulah

menjadikan pemangkin menguatkan jiwa, menyuburkan jiwa,

meneguhkan keyakinan

Apabila jiwa kuat, jiwa subur, mujahadah pun kuat

Apabila jiwa kuat dan subur hikmah Ramadhan

daripada 3 pakej didikan tadi boleh bangunkan insan

Jika hikmah Ramadhan itu dapat dimiliki lahirlah manusia luarbiasa

Ertinya manusia yang dioverhaul di bulan Ramadhan

mengembalikan manusia kepada fitrah sucinya

Lahirlah manusia yang luar biasa,

iaitu manusia yang benar-benar rasa kehambaan

Manusia yang tawadhuk, sabar, redha, berkasih sayang,

bertimbang rasa, pemurah, kerjasama

Malu akan jadi pakaian, tawakal menjadi perasaan, keyakinan kental

Apabila sifat ini dapat dimiliki, automatik mazmumah terbasmi

Sombong, tamak, bakhil, pemarah, hasad,

dendam, gila puji, gila nama, takut mati

Inilah dia orang yang menang dan berjaya didikan Ramadhan

Selepas Ramadhan manusia itu kembali suci seperti fitrahnya yang semulajadi

Orang ini sahajalah yang layak berhari raya

Kerana berjaya mengembalikan kesucian fitrahnya,

hari raya namanya

Hari raya ertinya mengembalikan fitrah suci lagi murni

Kalau fitrah yang suci murni ini kekal sepanjang tahun,

Ramadhan yang akan datang

hanya memberi cahaya  lagi, bukan overhaul

Begitulah didikan Ramadhan ramai orang yang gagal,

sedikit sangat yang berjaya

Published in: on Ogos 25, 2009 at 10:28 am  Tinggalkan Komen  

Kedatangan Bulan Ramadan Membawa Rahmat

Kedatangan Bulan Ramadhan Membawa Rahmat
Bulan Ramadhan amat mulia, membawa rahmat,

kedatangannya berkat, berlaku maghfirah,

pahala berganda lailatul qadar macam panjang umur
Ketibaannya macam kedatangan seorang pemimpin

yang mulia yang sangat dihormati
Seorang pemimpin seperti Rasul, maksum,

akhlaknya tinggi lagi mulia, berilmu dan berwibawa
Pemurahnya bagaikan hujan lebat,

tawadhuknya menghancurkan hati yang
keras, pemaafnya menjadikan orang malu,

mengutamakan orang, setiap hati terpaut kepadanya
Beraninya menggentarkan musuhnya,

berstrategi, berhikmah, ilmunya diucapkan bak mutiara,

mendengar ilmunya tidak jemu-jemu
Kehilangannya dirindui, ketibaannya dinanti-nanti
Begitulah Ramadhan jika dia seorang manusia, manusia yang luar biasa
Apa kita hendak kata kalau ada orang berhadapan dengan Ramadhan
ibarat pemimpin yang digambarkan tadi?!
Ada orang tidak mempedulikannya langsung,

ia dianggap orang biasa,
orang yang tidak mempedulikannya adalah orang gila
Ada orang hanya memanfaatkan pemurahnya sahaja,

orangnya tidak dihormati
orang ini tidak berakhlak yang mulia
Ada orang seronok dengan wibawa pemimpin itu,

ikutnya tiada, orang ini seronok dengan pemimpin itu,

didikan dan pengajaran orang itu tidak dapat diterima
Orang ini tetap orang bodoh dan rosak jiwanya
Ada orang berhadapan dengannya terpengaruh dengan kecantikannya
Dia bergembira dengan rupa luarnya sahaja
Hati budinya tidak difahaminya, fikirannya tidak dapat diselaminya
Orang ini mabuk dengan syariat lahirnya,

syariat batin tidak dapat dijangkaunya
Orang ini masih tertipu tidak disedarinya
Orang yang beruntung yang dapat menikmati

seluruh kewujudan pemimpin itu
Hati, budi, dapat dirasainya, mutiara ilmunya dapat dimiliki,

didikannya dapat dicontohi
Inilah orang yang dapat menjadi bayangan gurunya
Begitulah golongan-golongan manusia bila berhadapan dengan Ramadan,
jika ia dianggap seorang guru

Published in: on Ogos 23, 2009 at 10:27 am  Tinggalkan Komen  
Tags: